Rabu, 06 Juni 2012

Kalau Aku Punya Pacar..

Kalau aku punya pacar, tingginya pasti lebih tinggi dariku sehingga aku akan menengadahkan kepalku untuk memandangnya. atau hampir setinggi aku, tak apa, yang penting ia menyukaiku sebesar aku menyukainya. Kalau aku punya pacar, ia adalah orang yg senang tertawa, menyukai humor dan selalu menertawai diriku. dia pikir akulah yg selalu membuatnya tertawa. ia akan menepuk kursi di sebelahnya, menyuruhku untuk duduk di sampingnya dan menawarkan kue kismis. dan aku akan berkata bahwa aku tidak suka kue kismis.
  Kalau aku punya pacar, ia akan bertanya dengan lantang dan polos apa benar aku sudah berumur 17 tahun. dan aku akan menjawab dengan tidak kalah sewot bahwa aku sudah berumur 17. Lalu kami akan tertawa bersama. Kalau aku punya pacar, ia bukan seorang yg porno. Ia akan menghormatiku sebagai perempuan, ia akan berlaku gentleman memperlakukan wanita.
Kalau aku punya pacar, ia akan mengetahui segala tentangku padahal sepertinya ia tidak pernah terlihat mencari tahu sesuatu. Ia akan mengetahui nomor sepatu, kebiasaan-kebiasaanku, bahkan makanan kesukaan ibuku. Kalau aku punya pacar, mungkin kami akan bertengkar sebentar. Tapi kami berusaha untuk cepat-cepat mendiskusikannya, membuatnya lebih baik, dan saling memaafkan. Karena kami tahu kami tak mau kehilangan satu sama lain.
Kalau aku punya pacar, kami akan saling merindukan. Kalau aku punya pacar, ia adalah seorang yg romantis. Ia mungkin akan memberiku bunga dan coklat. Tapi ia pun suka menyelipkan sesuatu ke dalam barang-barangku. Entah itu kalung yang selama ini ku inginkan atau hanya sebuah pajangan kecil dengan tulisannya berbunyi "let me ur blanket when your heart is cold".
Kalau aku punya pacar, ia adalah orang yg suka memberi kejutan. Tapi bukan kejutan yg mengerikan, karena ia tahu aku benci dengan hal-hal yg berbau horor. Ia tidak suka melihatku menangis. Ia akan memelukku, membiarkanku tenang, lau mengajakku jalan-jalan ketika aku sedang sedih. Sebaliknya, ia akan ikut tertawa jika aku tertawa.
Kalau aku punya pacar, aku akan senang sekali menunggunya ketika ia sholat jumat . Dan aku akan senang melihatnya memakai baju koko, atau tidak pakai juga tidak apa-apa. Tapi di tangannya ada sebuah sajadah yg dibawanya. Kalau aku punya pacar, keluarganya akan menerimaku dengan hangat. Seluruh anggota keluarganya akan mengenalku dan mengajakku makan malam bersama setelah berbuka puasa.
Kalau aku punya pacar, aku akan membuat diriku lebih dewasa dalam berpikir. Aku akan belajar bagaimana menghargai orang lain, mencoba mengurangi sifat egoisku dan memahami perasaan orang lain.
Aku akan menunggunya, ia yang disiapkan oleh Tuhan. Ia yg mempunyai separuh hatiku, ia yg terbaik dari semua laki-laki yg pernah kutemui. Ia ada di suatu tempat, entah itu ribuan kilo jauhnya dari sini, atau mungkin hanya beberapa langkah dan tepat di mataku. Ia di sana untuk kutemukan... BELAHAN JIWAKU***